Jangan suntik mati dulu

Posted by on December 12, 2012 in TRAVELLING | Comments Off on Jangan suntik mati dulu



Di suatu komunitas internet pengusaha/calon pengusaha yang saya ikuti, ada satu keyakinan kalau suatu bisnis dalam 6 bulan tidak menghasilkan, maka kita harus menyuntik mati bisnis tersebut dan ganti dengan bisnis yang lain.
Tapi hal tersebut gak berlaku loh bagi bisnis M*L*M online saya ini, karna hal itu sangat berbeda.

Kalau bisnis konvensional = Butuh modal besar, stock barang besar, biaya pegawai, sewa toko, biaya listrik, dll yang kalau dalam 6 bulan tidak menghasilkan, ya jelas harus di suntik mati karena itu akan menggerogoti keuangan kita. Gak untung malah buntung karena tiap bulan harus membayar besar tapi hasil gak ada.

Tapi itu tidak berlaku untuk bisnis M*L*M online saya ini karena = biaya pendaftaran HANYA 39.900, gak ada stock barang, gak ada biaya pegawai/toko/listrik. Yang di butuhkan adl kemampuan untuk survive, bertahan, mental tinggi untuk di tolak.

Jika dalam 6 bulan belum berhasil, jangan di suntik mati, tapi anda harus tanya ke Upline/Leader/Director-nya kenapa belum berhasil, cara apa yang belum anda lakukan. Or malah ternyata anda belum ngapa-ngapain sama sekali, cuma menawarkan ke teman sekitar tidak berhasil dan sudah mengklaim diri gagal hanya karna cara tersebut tidak berhasil.

Kalau saya berprinsip selama saya mengerjakan bisnis M*L*M saya dari online, gak perlu keluar rumah, gak bermodal besar hanya modal katalog saja, kenapa saya harus menyuntik mati, kenapa saya harus takut miskin hanya karna sudah membayar biaya pendaftaran 39.900.
Karna itu hanya masalah waktu, kapan kita berhasil, dan masalah apakah saya sudah maksimal menjalankan, apakah sudah setiap hari saya berpromo secara online dan apakah saya sudah mengajak orang-orang yang tepat untuk menjalankan bisnis saya.

Ayo deh ganti lagi strategi untuk menjalankannya. Ada berbagai macam cara yang bisa kita lakukan untuk berhasil di Bisnis M*L*M saya ini, mulai dari yang pure online seperti saya, or di mix antara online dan offline. Semua pilihan, yang membedakannya adalah mau kah anda belajar lebih keras.

Saya jadi teringat beberapa downline saya yang tiba-tiba bilang

X = “mbak saya berhenti, sudah 4 bulan saya gak ada yang order dan gak dapet member juga. saya gak cocok dengan bisnis ini”

Saya = “Memang nya katalog mbak tawarkan kesiapa saja ? trus sudah mengajak or beriklan dimana saja”

X = “Katalog saya taruh di meja kasir (kebetulan ibu tersebut pekerja kantoran + pengusaha cafe), dan saya sudah mengajak beberapa teman dekat saya tapi gak ada yang mau mbak”

Saya = “Berarti mbak sama sekali tidak pernah mempromosikan bisnis ini ya. Kalau mbak berani keluar modal besar + biaya promosi untuk meramaikan cafe mbak yang juga belum tentu akan BEP dan menghasilkan, kenapa baku berharap hasil besar pada bisnis yang tidak pernah mbak berani keluar modal untuk mempromosikan pada orang lain kecuali orang terdekat.”

Ya semua akhirnya kembali kepada kita masing2, seberapa kita Yakin dan percaya kalau kita akan Sukses. Dan seberapa besar usaha kita untuk membuat Bisnis kita ini akan membesar. Ingat ini bukan seperti buka warung di depan rumah, yang tiap pagi kita buka warung, lalu berharap ada orang yang tiap hari datang membeli beras, sabun dll.
Ini adalah bisnis jaringan, bisnis manusia, ada waktu dan usaha yang harus kita keluarkan, Tapi yang menyenangkan adalah  …. saya bisa mengerjakan ini dari Rumah saja, via online dan saya bisa setting Target sebesar apapun yang saya inginkan, dan itu bisa tercapai.