Di Gebyar Wisata Kuliner minggu kemarin

Aku belum cerita ttg Gebyar Wisata Kuliner yg minggu kemarin aku ikuti.

Kebetulan bertepatan dengan ulangtahun TMII, teman2 di Jalansutra didaulat u/ mengadakan Gebyar wisata Kuliner. Warung Soto tanteku dan bandeng pucung bang niran bersinergi u/ ikut meramaikan Gebyar wisata kuliner selama 2 hari tersebut.

Secara keseluruhan ternyata menurut temanku dan yg aku rasakan penjualan pada hari itu sangat mengecewakan, dibanding Wisata kuliner sebelumnya yg sangat-sangat penuh dan laris manis.

Menurutku tidak suksesnya penjualan di acara tersebut karena:

1. Diadakan di tempat rekreasi, biasanya orang2 yg datang k tempat rekreasi selalu membawa bekal yg buanyak

2. Tujuan mereka datang bukan k Wisata Kuliner tetapi u/ rekreasi di TMII
3. Tempat acara yg cukup jauh dari pintu utama, tempatnya di depan istana anak2, dan kalau orang yg gak bawa kendaraan harus jalan kaki dr gerbang utama, gempor banget.
4. Informasi yg kurang. Beberapa customerku cerita harus bertanya kesana kemari u/ tau acara wisata kuliner letaknya dimana.

Tapi walau penjualan gak bagus (tapi stand-ku masih sedikit lebih bagus dari stand yg lain, masih cukup banyak yg makan & minum) aku gak kapok ikutan acara serupa. Aku jadi tau harus berapa porsi yg aku sediakan & ngadepin customer yg beragam.
Kebetulan di tempat tinggalku yg laris manis itu adalah Bandeng Pucung, gak pernah ada Gabus Pucung. Tapi ada beberapa customer yg keukeh surekeh maunya gabus pucung. dan membandingkan dengan warung2 gabus pucung di daerahnya.
akhirnya aku cuma bisa menjawab “Kalau bapak/ibu mau Gabus Pucung silahkan makan disana aja pak/bu, tapi kalau mau bandeng pucung silahkan datang k tempat saya”
Kok bisa ya orang maksa2 gitu ya, kalau berkenan ya beli aja, kalau gak berkenan gak usah protes dong:)

Read More