Upsss…..
maaf…maaf….bukan bermaksud mau sombong dengan judul diatas. Tapi jujur saya seneng banget akhirnya sampai di posisi Senior Manager 21% dg bonus 5,2jt, alhamdulillah. Level ini adl step awal u/ mencapai level Director dg cash award 7jt dan dengan bonus bulanan yg terus beranjak naik.
Tapi saya sadar sekali klo apa yg saya capai ini bukan karena saya sendiri. Tapi berkat kerjasama semua team di groupku. Alhamdulillah Allah memberikan aku teman2 yg semangatnya puoll, fokusnya okeh dan berani ambil resiko.
Saya sangat bersyukur atas keputusan yg saya ambil u/ join dBC network Agustus 2008 lalu. Dulu saya join hanya u/ mencoba, saya pikir nothing to loose lah, cuma bayar pendaftaran 30rb, klo ternyata saya gak suka maka saya gak rugi ninggalinnya.
Tapi ternyata begitu memasuki gerbang dBC Network saya dibuat ternganga-nganga (Hehhe….tau kan artinya), saya takjub dg ibu2 rumah tangga, ibu2 pekerja dan mahasiswa yg sangat semangat menjalankan bisnisnya. Ada yg offline, pure online, mix antara offline & Online. Ada beberapa dr mereka yg saya kenal dan saya begitu takjub melihat perubahan mereka. Dalam hati saya selalu saya katakan, dia bisa mengerjakannya, masa saya gak bisa sih. Saya rasa saya punya kemampuan lebih dibanding dia. Maka saya yakin InsyaAllah pasti saya bisa berhasil di dBC network. Walaupun saya belum tau kapan waktunya.
dBC Network mengajarkan saya u/ lebih segala2nya, lebih sabar menghadapi prospek, mengahadapi customer, menghadapi member. dBC Network mengajak saya u/ terus menambah ilmu, ilmu ttg internet marketer, ilmu presentasi, ilmu hitung2an bonus hehehe….
u/ semua team saya di dBC-Smartonline, kita masuk k tempat yg benar loh. Jangan disia-siakan ya. Banyak sekali ilmu internet marketing yg bisa kita terapkan di bisnis kita yg lain di dBC Network.
Hari ini saya duluan yg naik level, besok saya yakin pasti kalian semua juga bisa.
Go Diamond
/dina balirita
Batik kita telah menarik begitu banyak kekaguman dari bangsa-bangsa lain, bahkan UNESCO sebagai abdan dunia akan mengukuhkan Batik Indonesia sebagai salah satu warisan budaya dunia (World Heritage). Marial kita berpartisipasi aktif dengan menggunakan Batik, pada hari:
Jum’at. 2 Oktober 2009
Tunjukan rasa bangga kita sebagai bangsa Indonesia yang memiliki warisan budaya yang luar biasa ini.


Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini
Kemenangan akan kita gapai
Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT
Kami sekeluarga menghaturkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin

Sepuluh Langkah menyambut Ramadhan
Oleh: Mochamad Bugi
1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)
Para salafush-shalih selalu memohon kepada Allah agar diberikan karunia bulan Ramadan; dan berdoa agar Allah menerima amal mereka. Bila telah masuk awal Ramadhan, mereka berdoa kepada Allah, ”Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.” Artinya, ya Allah, karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai.
2. Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadan yang kembali diberikan kepada kita. Al-Imam Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata, ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadan telah tiba dan kita dalam kondisi sehat wal afiat, kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk syukur.
3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap kali datang bulan Ramadan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).
Salafush-shalih sangat memperhatikan bulan Ramadan. Mereka sangat gembira dengan kedatangannya. Tidak ada kegembiraan yang paling besar selain kedatangan bulan Ramadan karena bulan itu bulan penuh kebaikan dan turunnya rahmat.
4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadan. Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.
5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan.
“Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad (47):21]
6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadan datang agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7.
7. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk.
Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadan adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur (24): 31]
8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan.
9. Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan:
- buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta ba’da sholat subuh dan zhuhur.
- membagikan buku saku atau selebaran yang berisi nasihat dan keutamaan puasa.
10. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi.
Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka.
Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Sumber : Dakwatuna.com
httpv://www.youtube.com/watch?v=iWKhYvfJOk4