Archive

Archive for the ‘Cerita-Cerita’ Category

Selamat Datang Ramadhan 1430 H

August 21st, 2009 Comments off

ramadan1

Sepuluh Langkah menyambut Ramadhan

Oleh: Mochamad Bugi

1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)

Para salafush-shalih selalu memohon kepada Allah agar diberikan karunia bulan Ramadan; dan berdoa agar Allah menerima amal mereka. Bila telah masuk awal Ramadhan, mereka berdoa kepada Allah, ”Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.” Artinya, ya Allah, karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai.

2. Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadan yang kembali diberikan kepada kita. Al-Imam Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata, ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadan telah tiba dan kita dalam kondisi sehat wal afiat, kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk syukur.

3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap kali datang bulan Ramadan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).

Salafush-shalih sangat memperhatikan bulan Ramadan. Mereka sangat gembira dengan kedatangannya. Tidak ada kegembiraan yang paling besar selain kedatangan bulan Ramadan karena bulan itu bulan penuh kebaikan dan turunnya rahmat.

4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadan. Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.

5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan.

“Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad (47):21]

6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadan datang agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7.

7. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk.

Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadan adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur (24): 31]

8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan.

9. Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan:

  • buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta ba’da sholat subuh dan zhuhur.
  • membagikan buku saku atau selebaran yang berisi nasihat dan keutamaan puasa.

10. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi.

Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka.

Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Sumber : Dakwatuna.com

Categories: Cerita-Cerita Tags:

Indonesia Tanah Airku

August 17th, 2009 Comments off

httpv://www.youtube.com/watch?v=iWKhYvfJOk4

Categories: Cerita-Cerita Tags:

Happy 64th Indonesia Independence day

August 16th, 2009 Comments off

hut ri 64 logoLet’s celebrate the 64th Independence day of INDONESIA with full gratitude to God. Continue increase the spirit of nation building

INDONESIA BISA !!!

hari kemerdekaan 64

Categories: Cerita-Cerita Tags:

Persediaan di awal bulan

July 31st, 2009 Comments off

Semenjak ikut Bisnis Online-nya Oriflame, saya jadi tau bermacam2 pernak pernik kecantikan. padahal biasanya gak pernah beli apa buat perawatan diri, paling cuma bedak, lipstik (setahun sekali) & MBK. Ha..ha…ha… jangan diketawain ya, aku penggemar setia MBK karena murah meriah, dan bisa bikin ketiak gak bau. u/ beli Lotion2 jarang banget karena aku tipe yg pelupa pake lotion.

Tapi pas ketemu Oriflame wah……jadi kalap belanja perabotannya oriflame, mulai dari ujung rambut sampe ujung kaki. Tapi aku lebih prefer beli u/ perawatan diri & toiletteries, bukan ke arah kosmetik nya, karena gak pernah dandan he..h.e..

Liat deh ini stock perlengkapan dirumahku buat bulan agustus nich (baru dateng tadi siang dianter kurir orifl)

persediaan

Banyak ya…..tapi jangan mikir dulu klo aku beli ini semua berarti buang2 uang, wong ini semua aku beli dari sebagian bonusku di oriflame kok he..h.e… (jadinya gratis kan)

Dulu mau beli perawatan pribadi gini berasa sayang banget ngeluarin uangnya karena aku sebagai manager rumah tangga tau berapa sisa uang yg tersedia di tabungan, klo pun dipake buat beli perawatan ini yang paling minimalis banget harganya, cari yg paling murah & paling irit he..h.e…

Kalau beli yg agak mahal & banyak kayak gini tiap bulan, bisa2 suamiku cemberut kali, wong artis bukan, selebritis juga bukan, kok ya perlengkapannya banyak banget he…he…

Tapi sekarang gak lagi ah…… kan udah bisa dapet uang dari oriflame jadi sebagian aku beliin deh perlengkapan buat perawatan diri sendiri.

Yang mau ngerawat diri juga tapi gak keluar uang & dapet penghasilan juga monggo di liat aja di http://www.dbcnet.co.cc

Dijamin suami gak manyun deh kita beli segini banyak perlengkapan tiap bulan. Pastinya suami senang karena kita terawat tanpa minta uang dari suami (he..h.e..he…)

/dina

http://www.dinasony.com

(021) 99044463

Anak salah, Orang Tua tidak mau minta maaf

July 19th, 2009 Comments off

i'm sorryAnak2 iseng…mah biasa ya.

Tapi klo isengnya udah keterlaluan harusnya orangtua juga udah bisa mengantisisapi alias harus sering di perhatiin tuh anaknya. Dan rajin2 u/ sowan k rumah orang yg sudah di nakali anaknya untuk “Meminta Maaf”.
Tadi ngobrol dengan salah satu orang tua murid di sekolah anakku, kebetulan di semester kemarin anaknya sempet di usili oleh salah seorang temannya. Sebut saja nama anak yg di usili “Lukman” dan yg usil “Rizqi” (yg memang cukup hiperaktif).

Suatui hari saat akan shalat Dzuhur tiba2 Rizqi menendang Lukman dari belakang yg saat itu sedang duduk hingga jatuh tersungkur dan gigi depannya patah 2 buah.

Sebagai orang tua harusnya orangtua Rizqi datang k rumah lukman u/ minta maaf karena anaknya telah mencederai anak lain. Kalaupun harus membawa lukman k dokter gigi u/ diperbaiki giginya lebih baik lagi, dan kalau tidak bisa cukup permintaan maaf tulus saja pastinya orang tua lukman pun akhirnya memaafkan. Tapi yg ada orang tua lukman tidak mau minta maaf sama sekali karena menganggap itu adalah hal biasa yg terjadi di sekolah. Dan mereka cuma bilang minta maaf kepada guru disekolah dan tolong disampaikan k orangtua lukman. Sampai hari ini Ibunda lukman masih cukup marah akan kejadian tsb mengingat u/ keindahan gigi tersebut sangat penting sekali (giginya sudah gigi permanen pula, bukan gigi susu).

Itu baru sebagian kecil kejadian disekitar kita. Banyak lagi yg lain.

Ada yg tiba2 anaknya memukul anak lain dan ketika di beritahu oleh tetangganya, si ibu cuma bilang “Ah…gak papa anak2 masih belum ngerti” tanpa bilang maaf k orangtua si anak.

Kenapa sih kita harus gengsi u/ minta maaf k orang lain, secara jelas2 anak kita itu suka usil.

Coba kalau anak ibu tersebut yg di usilin oleh anak lain biasanya pasti langsung marah2 tuh. he..he… :twisted:

Jangan malu ya minta maaf….pastinya dengan meminta maaf atas kelakuan anak kita, orang2 di sekitar kita lebih respect lagi sama kita (gak ngomongin dibelakang gituh…..). :cry:

Categories: Cerita-Cerita Tags: